Gerakan Miskin Kota, Hak Bermukim, dan Politik Elektoral di Jakarta

Between Street Demonstrations and Ballot Box mengulas bagaimana kaum miskin kota di Jakarta membangun strategi politik di tengah ancaman penggusuran dan ketidakpastian hak atas tempat tinggal. Melalui studi tentang Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, artikel ini menunjukkan bahwa perjuangan atas hak bermukim, hak tenurial, dan hak penghidupan bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga membentuk cara gerakan sosial bernegosiasi dengan kekuasaan. Ketika kompleksitas persoalan agraria dan tata kota membuat jalur elektoral tampak paling menjanjikan, gerakan ini memilih membangun “kontrak politik” dengan kandidat kepala daerah. Artikel ini menegaskan bahwa materialitas perjuangan apa yang benar-benar dipertaruhkan dalam kehidupan sehari-hari, sangat memengaruhi pilihan strategi politik gerakan kaum miskin kota.

Lebih lengkap sila baca jurnalnya pada link berikut: https://jurnal.ugm.ac.id/v3/PCD/article/view/414/146

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *